Mengenal Oracle Database

Belajar tentang Oracle memang sangat susah apalagi yang masih baru dalam dunia IT atau Technical Support karena tidak semua anak IT mengerti database terbesar dan terbaik ini, saya sendiri sedang belajar menggunakan database ini.

Pengertian
Database Oracle adalah basis data / Database relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan Oracle memasarkan jenis database ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan di berbagai jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).

Oracle pertama kali dikembangkan oleh Larry Ellison, Bob Miner dan Ed Oates oleh perusahaan konsultan bernama Software Development Laboratories (SDL) pada tahun 1977. Akhirnya p ada tahun 1983 perusahaan ini berubah nama menjadi Oracle Corporation sampai sekarang. ( Source : Wikipedia.com )

Oracle terdiri dari 2 komponen utama :
  • Instance.
  • Database. 
Kedua komponen ini sangat berbeda namun saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan. Database merupakan kumpulan data yang disimpan ke dalam sebuah physical storage, sedangkan instance merupakan kumpulan dari proses oracle dan alokasi memory yang ada di Oracle.

Konfigurasi instance dan database ini dibedakan menjadi 2 cara. Yang pertama, satu instance mengakses satu database, dan yang kedua, beberapa instance yang berjalan pada server / komputer yang berbeda mengakses satu database yang sama. Pada konfigurasi yang kedua, oracle menyebutnya sebagai Oracle Real Aplication Cluster (RAC).

Database
Komponen database terdiri atas beberapa file fisik, antara lain :
Datafile (tempat menyimpan semua data yang ada di Oracle seperti user data (table,index) dan data dictionary.)
Redo Log File (tempat catatan setiap transaksi yang terjadi di Oracle. Fungsi utama redo log file adalah untuk kebutuhan proses recovery.)
Control File (Control file berisi semua informasi file-file yang menjadi bagian dari database, seperti datafile dan redo log file.)

Instance
Oracle Instance berisi struktur memory yang disebut dengan system-global-area (SGA) dan background-process yang dipergunakan oleh server Oracle untuk mengatur database. 

System Global Area
Struktur memory dari Oracle Instance berada pada daerah memory yang disebut SGA, yang berisi data dan informasi pengontrol untuk server Oracle. SGA dialokasikan pada virtual memory komputer tempat server 
Oracle berada. SGA terdiri dari beberapa struktur memory yang meliputi :

Shared pool
Dipergunakan untuk menyimpan informasi seperti statement SQL yang baru saja dieksekusi dan data dari data dictionary yang baru saja dipergunakan.

Database buffer cache
Dipergunakan untuk menyimpan data yang baru saja dipergunakan.

Redo log buffer
Untuk meyimpan perubahan yang dibuat pada saat mengoperasikan database menggunakan instance tersebut.

Java pool
Digunakan untuk menampung kode-kode program Java.
Large pool
Digunakan untuk menampung I/O request dan sebagai penampung dari backup
yang dilakukan recovery manager (RMAN).

Streams Pool 
Digunakan untuk oracle streams, misalnya mengeluarkan pesan error, peringatan, pembersihan proses yang salah atau sudah tidak terpakai lagi.

Contoh struktur dalam database Oracle

troubleshootingkomputer.com

Oracle dikenal sebagai database server untuk internet dan jaringan selain itu Oracle juga memiliki Kelebihan dan kelebihan atau kehebatan Oracle cukup banyak, yaitu :

*Client/Server Environtment
Oracle berjalan di jaringan komputer. Oracle memisahkan proses antara database server dan aplikasi client. Server yang terinstall Oracle bertanggung jawab menangani proses database, sementara workstation/client yang menjalankan aplikasi hanya berkonsentrasi menampilkan data. Struktur ini akan mengurangi kemacetan data.

*Ukuran database yang besar dan pengaturan space
Oracle mendukung ukuran database yang sangat besar hingga jumlahnya terabyte. Oracle juga mendukung pengaturan penggunaan space di harddisk sehingga ruang harddisk termanfaatkan dengan efisien.

*Multiuser
Oracle dapat melayani banyak user yang terkoneksi dalam waktu yang sama dan mengakses data yang sama. Dengan fasilitas ini Oracle mampu menghindari konflik data.

*Connectibility
Oracle dapat menggunakan berbagai sistem operasi dalam suatu jaringan untuk mengakses data.

*High Transaction Processing Performance
Oracle dapat mengatur sistem agar pemrosesan database berjalan cepat walaupun jumlah transaksi sangat banyak dalam suatu waktu.

*Availability
Oracle dapat menjalankan database 24 jam sehari tanpa istirahat. Pemisahan sistem komputer dan proses backup dapat dilakukan secara Online tanpa harus mematikan database.

*Open Standart Industri
Oracle diterima oleh berbagai standar industri untuk mengakses data, sistem operasi, user interface dan protokol jaringan.

*Manajemen keamanan yang sangat baik
Untuk menghindari akses database dari pihak yang tidak diinginkan, Oracle memiliki fitur untuk membatasi dan memonitor akses data.

*Database Enforced Integrity
Oracle memiliki kontrol untuk mengendalikan data mana saja yang dapat diterima di database. Anda tidak perlu membuat kode dibanyak aplikasi, cukup di satu database Oracle.

*Portabilitas
Oracle dapat berjalan di berbagai sistem opersi baik Linux, Windows, Unix dan masih banyak lagi. Aplikasi yang menggunakan database Oracle dapat dengan mudah mengakses data Oracle yang berjalan di sistem operasi apa pun.

*Distributed System
Oracle dapat memisahkan databasenya dalam komputer-komputer yang secara fisik terpisah, namun secara logis terlihat seperti satu database. Semua user dalam jaringan dapat mengakses data tersebut seolah-olah mengakses satu database.

*Replicated Environtment
Oracle mampu menduplikasi database objek dalam lokasi server yang berbeda-beda. Hal ini sangat membantu jika salah satu server rusak dan server lain langsung menggantikan fungsinya.

Editor
Selain menggunakan PL/SQL untuk edit Oracle bisa menggunakan MyOra 4.0 Aplikasi Oracle Database Editor, yang bisa di donload di postingan saya tentang MyOra 4.0.

Terimakasih sudah membaca.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »